ramadhanpohan

Font Size

Screen

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel

*Kolom Politik

Ramadhan: Ungkap Mafia Proyek e-KTP

  • PDF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Partai Demokrat yang juga anggota Komisi II DPR RI, Ramadhan Pohan berharap supaya pemerintah dan lembaga hukum segera mengungkap mafia yang berupaya menggagalkan program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang sedang dicanangkan pemerintahan Presiden SBY.

"Kalau memang ada mafia yang bermain, serahkan ke penegak hukum," tegas Ramadhan Pohan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Last Updated on Wednesday, 05 October 2011 08:36

Read more...

Kamar

  • PDF

Oknum pejabat menginginkan ruang yang besar, nyaman bagi dirinya. Lalu, untuk itu apa pun harus dilakukan, termasuk bilamana perlu melakukan perombakan dari ruang yang ada. Bayangkan tentang anggaran. Negara harus menyediakan dana ekstra demi kenyamanan oknum pejabat tadi. Kita pun berharap oknum pejabat tadi bisa lebih produktif bekerja dan memberikan "keuntungan" atau manfaat yang berkali-kali lipat bagi bangsa dan negara.

Last Updated on Sunday, 17 July 2011 16:34

Read more...

Demo

  • PDF

Ia merisaukan hilangnya isu sentral demo yang digadang-gadang gede sejak lama, namun sepi simpatisan ini. Jangan-jangan gara-gara tidak ada isu sentral ini, maka demo kali ini justru antiklimaks. Rakyat tidak banyak yang turun. Kalangan profesional tidak banyak terpengaruh dan condong asyik dengan kesibukan kesehariannya. Buruh, nelayan, guru, dan kelompok-kelompok yang dituding dimarginalkan ternyata tak turun ke jalan. Mungkin masing-masing tidak merasa terwakili aspirasinya. Seorang ibu rumah tangga pun mengeluarkan unek-uneknya.

Last Updated on Thursday, 05 May 2011 21:32

Read more...

DPR

  • PDF

JAJAK pendapat yang dikeluarkan media cetak nasional edisi Senin 25 Januari 2010 betapa mengagetkan. Selain diakui ada peningkatan kualitas sosiologis anggota DPR Periode 2009-2014, tapi belum terjadi perubahan substantif. Bahwa ada 56,7 persen anggota DPR saat ini orang-orang baru dari pelbagai profesional, wiraswasta atau swasta, rupanya belum cukup solid untuk menaikkan mutu parlemen. Coba tengok di latar belakang pendidikan di mana 90,6 persen dari mereka berpendidikan tinggi selevel sarjana, 41,1 persen mencapai pascasarjana master dan doktoral.

Last Updated on Thursday, 05 May 2011 20:09

Read more...

You are here: