ramadhanpohan

Wednesday, 19 June 2013

Font Size

Screen

Profile

Layout

Direction

Menu Style

Cpanel

*Kunker Dapil

Pemuda Remaja Mesjid Jadi Pelopor di Mayarakat

  • PDF

Remaja Mesjid menjadi insan yang bermoral dan mampu menghadapi era globalisasi saat ini. Untuk itu, “Peran remaja mesjid diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang mumpuni menghadapi tantangan era globalisasi dan mampu memperkuat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”  hal itu disampaikan Ramadhan Pohan saat Kunjungan kerja resesnya pada tanggal 5 – 8 Janurai 2012 di acara Pelatihan Manajemen qolbu dan Bakti Sosial Badan  Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Magetan Bersama Gardu Aspirasi Ramadhan Pohan di Balai Desa Klurahan Serangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu, (7/1).

Sebagai wakil rakyat Ramadhan Pohan juga menyampaikan tugas dan fungsinya, yakni membuat undang-undang, anggaran dan pengawasan. Ia juga menjelaskan saat ini duduk di komunikasi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi dan Kepemiluan. “ Saya akan menjembatani jika diperlukan peningkatan pelatihan manajemen qolbu untuk pemuda remaja mesjid khususnya wilayah Magetan,” katanya.

Bupati Magetan  Drs. Sumantri, mengatakan Ramadhan Pohan sebagai wakil rakyat dari Magetan,  sudah tidak asing lagi  bagi rakyat Magetan, karena rajin menemui dan menjembatani keinginan aspirasi masyarakat. “ Hanya Ramadhan Pohan yang sering turun ke masyarakat, disamping itu Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas dan dari Partai Demokrat (PD). Kemudian wakil rakyat lain  Mardiana dari Partai Amanat Nasional (PAN)  yang saya dengar tapi kadang tidak mengabarinya,” kata Bupati saat

penutupan Pelatihan Manajemen qolbu dan Bakti Sosial Badan  Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Magetan Bersama Gardu Aspirasi.

Bupati mengharapkan,  Badan  Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Magetan dapat menjaga ajaran islam dan  melindungi umat dari arus globalisasi khususnya di wilayah Magetan. Pelatihan dengan rumus  2 b dan  2 L  ( 2b (berani dan bijak)  dan (2 L :  lupakan jasa pada diri sendiri dan lihat kesalahan diri sendiri) maka KPRMI jadilah yag terbaik, dan menjadi cerminan keteladanan  kepada orang lain. “ KPRMI menjadi pelopor ditengah masyarakat, tentu kepentingan pribadi tidak akan mengalahkan kepentingan umum,” kata Sumantri menambahkan.

Ketua Umum Badan Komunikasi Remaja Mesjid se Provinsi Jawa Timur, Drs Umar Zaini, memberikan ucapan terimakasih  atas perhatian  Ramadhan Pohan  terhadap KPRMI  sebelumnya BKPRMI ini pernah dipimpin Toto Asmara, Jimmy  Asyidiqiyah (tokoh masyarakat)  sebagai kader  remaja mesjid untuk  menjaga 4 pilar kebangsaan. Disamping pelatihan manajemen qolbu bagi remaja mesjid “Kami juga mengadakan pelatihan, program remaja mesjid se jawa timur hingga ke pedesaan dan peduli lingkungan dan pemberdayaan usaha dengan cara profesional," terangnya.

Selanjutnya, Ketua Dewan Pengurus Mesjid Kabupaten Magetan Wagimon mengungkapkan  pelatihan manajemen qolbu selama dua hari ini, juga menanam pohon 1 ribu batang pohon di masing-masing Kecamatan wilayah Magetan. Kegiatan manajemen qolbu ini dilakukan seiring dengan jaman sekarang untuk membangun karakter bangsa  yang ada pada kegiatan Remaja Mesjid,” kata Wagimon yang dihadiri sekitar  100 orang  pelatihan remaja mesjid seKabupaten Magetan.(Samsul)

Jembatani Keinginan Warga

  • PDF

Salah satu tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat, adalah melakukan  Kunjungan kerja (Kunker) masa reses persidangan .  Anggota DPR Ramadhan Pohan,  dari Dapil Jatim VII meliputi;  Pacitan, Ponorogo,  Ngawi, Magetan, dan Trenggalek. Setiap  tiga bulan sekali saya menemui konstituen dari berbagai lapisan dan komintas masyarakat” Saya menemui konstituen,  dan mendengarkan aspirasinya, dan menjembatani keinginanya,” kata Ramadhan Pohan saat kunjungan kerja masa reses pada tanggal 5 – 8 Januari 2012 dalam acara Sambung Rasa Bersama Dewan Asatidz RA Kemiri 2 dan Tokoh masyarakat Dusun Plosorejo, Desa  Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten  Ponorogo,  Sabtu (7/1).

ia mengatakan sebagai wakil rakyat, komitmennya mengemban amanah yang diberikan kepercayaan rakyat. “Silakan sampaikan harapan dan keluhan saudara-saudara agar aspirasi saudara saya berusaha membantunya,” kata Ramadhan Pohan  menambahkan.

Kepala Desa Kemiri, Sujarno  yang diwakili Sekertaris Desa Kemiri. Tri Sumanto mengatakan desa kemiri  ini daerah  paling ujung  Ponorogo " Terimakasih atas kehadiran Ramadhan Pohan, anggota DPR RI yang pertama kali  anggota DPR  mengunjungi masyarakat kami untuk menerima aspirasi kami, " katanya.

Pengurus Asatidz Kemiri 2 Sunardi  menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Ramadhan Pohan terhadap Asatidz  dalam mengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAU). “ Kami mengharapkan bantuan berupa sarana dan prasana mengingat alat proses belajar dan mengenajar masih minim,”  kata Sunardi. Harmini pengajar  Kemiri menambahkan saat ini  taman kanak-kanak  berjumlah 41 orang   dan belum punya gedung Madrasah. “ Bukannya kami tidak berusaha mengajukan permohoan bantuan ke instansi terkait, tapi belum dikabulkan permohonan kami,” tambahnya.

Kaseno juga mengharapkan bantuan bagi peningkatan para pendidik TK. Disamping memperhatikan kesejahteraannnya.  “Dulu bagi pengajar  mendapatkan berupa honor intensif, tapi sekarang tidak ada lagi, dan kami belum mendapatkan kejelasannya,” kata Rojikum.

Pada saat itu Sujarno juga  mengeluhkan  mewakili para  pekerja tani di daerah Kemiri, akibat kurangnya saluran irigasi. “ Kami mohon dibuatkan tambahan irigasi lagi, karena yang ada sekarang belum mencukupi.” Ujarnya.

Menanggapi  berbagai aspirasi konstituennya, Ramadhan Pohan, akan menindak-lanjuti dan bentuk keseriusannya “ Saya akan memberikan tugas ke Manajemen Konstituen dan LO yang tekah saya bentuk sebagai wakil saya membantu keinginan warga,” kata Ramadhan Pohan.(Samsul)

Pelatihan Baca Al-Quran Metode Tilawati Guru Madrasah Diniah

  • PDF

Untuk menghadapi era globalisasi saat ini,  Mari kita tingkatkan iman dan taqwa kita, “Dengan iman dan taqwa  kita bisa  menghadapi  tantangan arus era globalisasi saat ini,” Hal itu disampaikan Ramadhan Pohan, saat kunjungan kerja masa reses pada tanggal 5 – 8 Januari 2012 pada  acara  Pelatihan Baca Al-Quran Metode Tilawati Guru Madrasah Diniah, Kecamatan Tulakan dan Kebonagung - Bekerjasama dengan Yayasan Khoiru Ummah Kab.Pacitan yang diselenggarakan  10 Desember 2011 sampai  18 Februari 2012. di Madrasah Diniah Islamiyah Fathul-Ulum Dusun Duren. Desa Wonoanti, Kec amatan Tulakan, Kabupaten Pacitan,  Kamis (6/1).
Ia  menyatakan  sebagai wakil rakyat setiap  masa reses  tiga bulan sekali, saya akan akan ke daerah pemilihan (Dapil)  Jatim VII Pacitan, Ngawi, Trenggalek,  Ponorogo dan Trenggalek  dan  berada ditengah-tengah masyarakat ."Saya ingin mendengar aspirasi komunitas Madrasah ini, yang bisa saya  jembatani ke Kementerian terkait, khususnya di bidang kerohanian,” ujarnya.

Ramadhan juga mengajak warga Wonoanti  menyampaikan aspirasi  konstituennnya  melalui Garasi Ramadhan Pohan yang  beralamat  di tiga Rumah Aspirasi yakni di Jakarta, Ponorogo dan Pacitan ." Katanya dihadapan para 100 orang guru-guru madrasah Iftidaniah dan Diniah.

Atminah menyatakan,  sebagai   guru GTT (Guru Tidak Tetap) Diniah yang telah mengajar hampir 20 tahun . Ia  kadang menerima  5 - 7  ribu rupiah setiap hari dan Rp 50 ribu honor per bulan. “ Pendapat  saya  sebagai guru GTT  tidak mencukupi menghidupi keluarga saat ini,” kata Aminah

Read more...

Kokohkan Persatuan dan Kesatuan melalui 4 Pilar Kebangsaan.

  • PDF


Dengan mengedepankan 4 pilar kebangsaan  permasalahan ketidak adilan dan kecemburuan sosial yang terjadi ditengah masyarakat akan mampu diatasi, disamping  peran tugas dan fungsi  Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)  dan  peran  media  massa  dalam menyajian pemberitaan seputar kinerja pemerintah eksekutif, legislatif dan yudikatif  yang kondusif. " Melalui Seminar 4 Pilar Kebangsaan , yakni   Pancasila, UUD'45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, kita kokohkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi era globalisasi saat ini,” Hal itu disampaikan Ramadhan Pohan saat kunjungan kerja masa reses pada tanggal 5 – 8 Januari 2012, dan pembicara pada acara Semninar 4 Pilar Kebangsaan  di Hotel Remaja Pacitan, Kerjasama Garasi Ramadhan Pohan dan Creative Enginering Organitation, Ruang pertemuan Astuti   Hotel Remaja Pacitan Jl A. Yani,  Pacitan, Kamis (5/1).

Ia yakin, dengan kebersamaan pemerintah daerah dan elemen masyarakat Pacitan  akan mampu bersaing dengan derah lain menghadapi era globalisasi menuju pembangunan  Pacitan, di tiga sektor yaitu bidang pendidikan, pertanian dan kesehatan.

Bupati Pacitan Drs. Indartato menyatakan  pedoman  4 pilar kebangsaan Pancasila, UUD'45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika Masyarakat Pacitan dapat mewujudkan  Menuju  Pacitan sejahtera.

Pemerintah daerah dan  elemen masyarakat  lewat 4 pilar kebangsaan, akan mampu membawa perubahan positif,  yakni  program pemerintah daerah di sektor pendidikan dan kesehatan.  Bukti kebesamaan dengan masyarakat  telah  berhasil  meraih Penghargaan ke-4 piala Holtikultura membuat pemerintah dan masyarakat Pacitan sdh lebih dewasa sehingga optimis mendapat meraih Piala Holtikultura yang ke-5 lagi. " Dengan  Pola sehat dan peningkatan sumber daya manusia,” kata Bupati saat membuka Seminar 4 Pilar Kebangsaan.

Bupati menambahkan  masyarakat Pacitan, dengan peningkatan sumber daya manusia sejak dini akan mampu menciptakan kreasi dan inovasi dan mampu bersaing dengan dengan daerah lain.

Pada Seminar 4 Pilar Kebangsaan tersebut, pembicara  lainnya Sri Pamungkas, S.S., M.Hum Dosen STKIP PGRI Pacitan, dan Ronny Wahyono dari Komisi B DPRD Pacitan.

Ajak Para Lansia Jaga Kesehatan dan Menampung Aspirasi Konstituen

  • PDF

Pola hidup sehat  itu penting, karena kesehatan itu mahal." Kita perlu  menjaga   pola sehat dengan pengaturan makanan dan minuman serta  istirahat yang  teratur, sehinga tetap terjaga aktivitas sehari-hari-hari," kata Ramadhan Pohan saat  kunjungan kerja reses pada tanggal 5 – 8 Janurai 2012 pada pertemuan bersama para Lansia di acara Senam Sehat Lansia Pemeriksaan Kesehatan Asam Urat Gratis, dan  Santunan Anak Yatim, di  Desa Kedungsigit  Kecamatan Karangan, Kabupaten  Trenggalek, Jumat (6/1).

Ramadhan Pohan mengajak kepada lansia (lanjut  Usia) di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek untuk tetap menjaga kesehatan antara lain melakukan senam lansia dan menghimbau pemeriksaan kesehatan di puskesmas terdekat. Sebab pada usia lanjut rentan mengalami penyakit. “ Dengan melalui program pemerintah pro rakyat seperti program  jamkesmas dapat dimanfaatkan,” kata Wasekjend DPP Partai Demokrat ini.

Dalam rangkaian masa resesnya di  desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Trenggalek. Ia  mendengar aspirasi konstituen berbagai hal antara lain dari petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB)  yang masih minim menerima honor. “ kami mngharapkan agar honor yang selama ini hanya 40 ribu rupiah bisa dinaikkan,” kata Istiowati salah seorang petugas PLKB.

Read more...

You are here: