Remaja Mesjid menjadi insan yang bermoral dan mampu menghadapi era globalisasi saat ini. Untuk itu, “Peran remaja mesjid diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang mumpuni menghadapi tantangan era globalisasi dan mampu memperkuat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” hal itu disampaikan Ramadhan Pohan saat Kunjungan kerja resesnya pada tanggal 5 – 8 Janurai 2012 di acara Pelatihan Manajemen qolbu dan Bakti Sosial Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Magetan Bersama Gardu Aspirasi Ramadhan Pohan di Balai Desa Klurahan Serangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu, (7/1).
Sebagai wakil rakyat Ramadhan Pohan juga menyampaikan tugas dan fungsinya, yakni membuat undang-undang, anggaran dan pengawasan. Ia juga menjelaskan saat ini duduk di komunikasi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi dan Kepemiluan. “ Saya akan menjembatani jika diperlukan peningkatan pelatihan manajemen qolbu untuk pemuda remaja mesjid khususnya wilayah Magetan,” katanya.
Bupati Magetan Drs. Sumantri, mengatakan Ramadhan Pohan sebagai wakil rakyat dari Magetan, sudah tidak asing lagi bagi rakyat Magetan, karena rajin menemui dan menjembatani keinginan aspirasi masyarakat. “ Hanya Ramadhan Pohan yang sering turun ke masyarakat, disamping itu Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas dan dari Partai Demokrat (PD). Kemudian wakil rakyat lain Mardiana dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang saya dengar tapi kadang tidak mengabarinya,” kata Bupati saat
penutupan Pelatihan Manajemen qolbu dan Bakti Sosial Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Magetan Bersama Gardu Aspirasi.
Bupati mengharapkan, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Magetan dapat menjaga ajaran islam dan melindungi umat dari arus globalisasi khususnya di wilayah Magetan. Pelatihan dengan rumus 2 b dan 2 L ( 2b (berani dan bijak) dan (2 L : lupakan jasa pada diri sendiri dan lihat kesalahan diri sendiri) maka KPRMI jadilah yag terbaik, dan menjadi cerminan keteladanan kepada orang lain. “ KPRMI menjadi pelopor ditengah masyarakat, tentu kepentingan pribadi tidak akan mengalahkan kepentingan umum,” kata Sumantri menambahkan.
Ketua Umum Badan Komunikasi Remaja Mesjid se Provinsi Jawa Timur, Drs Umar Zaini, memberikan ucapan terimakasih atas perhatian Ramadhan Pohan terhadap KPRMI sebelumnya BKPRMI ini pernah dipimpin Toto Asmara, Jimmy Asyidiqiyah (tokoh masyarakat) sebagai kader remaja mesjid untuk menjaga 4 pilar kebangsaan. Disamping pelatihan manajemen qolbu bagi remaja mesjid “Kami juga mengadakan pelatihan, program remaja mesjid se jawa timur hingga ke pedesaan dan peduli lingkungan dan pemberdayaan usaha dengan cara profesional," terangnya.
Selanjutnya, Ketua Dewan Pengurus Mesjid Kabupaten Magetan Wagimon mengungkapkan pelatihan manajemen qolbu selama dua hari ini, juga menanam pohon 1 ribu batang pohon di masing-masing Kecamatan wilayah Magetan. Kegiatan manajemen qolbu ini dilakukan seiring dengan jaman sekarang untuk membangun karakter bangsa yang ada pada kegiatan Remaja Mesjid,” kata Wagimon yang dihadiri sekitar 100 orang pelatihan remaja mesjid seKabupaten Magetan.(Samsul)



Salah satu tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat, adalah melakukan Kunjungan kerja (Kunker) masa reses persidangan . Anggota DPR Ramadhan Pohan, dari Dapil Jatim VII meliputi; Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Magetan, dan Trenggalek. Setiap tiga bulan sekali saya menemui konstituen dari berbagai lapisan dan komintas masyarakat” Saya menemui konstituen, dan mendengarkan aspirasinya, dan menjembatani keinginanya,” kata Ramadhan Pohan saat kunjungan kerja masa reses pada tanggal 5 – 8 Januari 2012 dalam acara Sambung Rasa Bersama Dewan Asatidz RA Kemiri 2 dan Tokoh masyarakat Dusun Plosorejo, Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (7/1).
Untuk menghadapi era globalisasi saat ini, Mari kita tingkatkan iman dan taqwa kita, “Dengan iman dan taqwa kita bisa menghadapi tantangan arus era globalisasi saat ini,” Hal itu disampaikan Ramadhan Pohan, saat kunjungan kerja masa reses pada tanggal 5 – 8 Januari 2012 pada acara Pelatihan Baca Al-Quran Metode Tilawati Guru Madrasah Diniah, Kecamatan Tulakan dan Kebonagung - Bekerjasama dengan Yayasan Khoiru Ummah Kab.Pacitan yang diselenggarakan 10 Desember 2011 sampai 18 Februari 2012. di Madrasah Diniah Islamiyah Fathul-Ulum Dusun Duren. Desa Wonoanti, Kec amatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Kamis (6/1).
Dengan mengedepankan 4 pilar kebangsaan permasalahan ketidak adilan dan kecemburuan sosial yang terjadi ditengah masyarakat akan mampu diatasi, disamping peran tugas dan fungsi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan peran media massa dalam menyajian pemberitaan seputar kinerja pemerintah eksekutif, legislatif dan yudikatif yang kondusif. " Melalui Seminar 4 Pilar Kebangsaan , yakni Pancasila, UUD'45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, kita kokohkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi era globalisasi saat ini,” Hal itu disampaikan Ramadhan Pohan saat kunjungan kerja masa reses pada tanggal 5 – 8 Januari 2012, dan pembicara pada acara Semninar 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Remaja Pacitan, Kerjasama Garasi Ramadhan Pohan dan Creative Enginering Organitation, Ruang pertemuan Astuti Hotel Remaja Pacitan Jl A. Yani, Pacitan, Kamis (5/1).
Pola hidup sehat itu penting, karena kesehatan itu mahal." Kita perlu menjaga pola sehat dengan pengaturan makanan dan minuman serta istirahat yang teratur, sehinga tetap terjaga aktivitas sehari-hari-hari," kata Ramadhan Pohan saat kunjungan kerja reses pada tanggal 5 – 8 Janurai 2012 pada pertemuan bersama para Lansia di acara Senam Sehat Lansia Pemeriksaan Kesehatan Asam Urat Gratis, dan Santunan Anak Yatim, di Desa Kedungsigit Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (6/1).