TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, menilai Partai Keadilan Sejahtera telah melanggar prinsip koalisi. Menurutnya, PKS tidak konsisten karena menolak kebijakan pemerintah tapi tetap ingin berada dalam koalisi.
"PKS jelas telah melanggar prinsip koalisi. Kami ingin berpolitik dengan cara dewasa dan dengan mereka yang dewasa lah. Pegel ngadepin mereka yang cuma bikin masalah, kurang ajar dan maunya paling sok sendiri," ujarnya kepada Tempo melalui pesan singkat, Jumat 23 Maret 2012.
PKS adalah satu-satunya partai anggota koalisi yang terus menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Bahkan PKS mengirimkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai sikap mereka itu. Hal ini membuat geram Partai Demokrat.
Ramadhan mengatakan tindakan PKS menyurati Presiden sebagai salah alamat. Menurutnya, sebagai partai koalisi Demokrat tak pernah mengekang rekan-rekannya untuk bersikap kritis. Namun, ia menyarankan sikap kritis PKS ini dilakukan dalam forum yang tepat.
Demokrat, kata dia, sudah lelah menghadapi sikap PKS yang berwajah dua ini. Menurutnya, berbagai kalangan sudah menyarankan agar PKS sebaiknya mundur saja dari koalisi, namun PKS enggan melakukannya. "Soal mundur atau tetap egois dan jadi duri di pemerintahan, hanya PKS yang tahu," kata dia.
FEBRIYAN


